Berita

PAN Aceh Hadirkan Kepengurusan Baru, Dek Gam Tekankan Regenerasi dan Dominasi Anak Muda

130
×

PAN Aceh Hadirkan Kepengurusan Baru, Dek Gam Tekankan Regenerasi dan Dominasi Anak Muda

Sebarkan artikel ini

Aceh | MeuligoeNews.com – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Amanat Nasional (PAN) resmi mengesahkan kepengurusan baru Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Aceh periode 2024–2029. Keputusan ini tertuang dalam Surat Keputusan (SK) yang ditandatangani langsung oleh Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, dan Sekjen Eko Hendro Purnomo, tertanggal 19 Juli 2025.

Dalam struktur kepengurusan baru, nama Nazaruddin Dek Gam kembali dipercaya sebagai Ketua DPW PAN Aceh. Tokoh muda yang juga menjabat sebagai Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI itu menyatakan, komposisi pengurus PAN Aceh saat ini dipenuhi wajah-wajah baru dan didominasi oleh anak muda dari berbagai latar belakang.

“Kami ingin membawa semangat baru. Banyak anak-anak muda yang kini bergabung di struktur PAN Aceh, karena mereka punya energi besar, ide-ide segar, dan keberanian untuk berinovasi,” kata Dek Gam melansir dari Rakyat Aceh, Minggu (20/7/2025).

Menurutnya, regenerasi dalam tubuh partai adalah langkah penting untuk menjaga relevansi PAN di tengah cepatnya perubahan zaman, termasuk dalam menghadapi tantangan politik di era digital. Ia menegaskan, generasi muda harus diberi ruang untuk memimpin dan berkarya sejak dini.

“PAN tidak boleh stagnan. Harus terus bergerak dan menyatu dengan aspirasi rakyat, terutama dari generasi milenial dan Gen Z yang merupakan kekuatan politik masa depan,” ujarnya.

Dalam kepengurusan yang telah disahkan DPP PAN, posisi Sekretaris dijabat oleh Jeffry Sentana S. Putra, SE, yang saat ini menjabat sebagai Wali Kota Langsa. Sementara kursi Bendahara dipercayakan kepada Raja Lukman Zia Ulhaq, anggota DPR Aceh.

Salah satu posisi strategis lainnya adalah Ketua Harian yang diisi oleh Razami Dek Cut, serta jabatan Ketua Badan Pemenangan Pemilu yang dipegang oleh Wakil Bupati Aceh Barat, Said Fadheil.

Keterlibatan kepala daerah dan legislator dalam struktur PAN Aceh dinilai sebagai langkah strategis dalam menguatkan basis politik serta kesiapan partai menghadapi Pemilu dan Pilkada 2029.

Struktur PAN Aceh juga mengakomodasi tokoh-tokoh yang telah lama berkiprah di dunia gerakan, seperti Rahmat Djailani, mantan Sekjen Solidaritas Mahasiswa untuk Rakyat (SMUR), yang kini menjabat sebagai Ketua Badan Pengkaderan.

Sementara itu, Majelis Kehormatan Partai dipimpin oleh Amiruddin, dan Dewan Pakar Wilayah diketuai oleh Mawardi Ali dengan sekretaris Irpanussir. Untuk Majelis Penasehat, ditetapkan Anwar Ahmad sebagai Ketua dan Zulkifli Abdi sebagai Sekretaris.

Dek Gam menegaskan bahwa wajah baru dalam kepengurusan ini bukan hanya simbol perubahan, tetapi juga bagian dari strategi besar PAN dalam menjawab tantangan zaman, termasuk dalam memaksimalkan penggunaan media sosial dan teknologi digital untuk komunikasi politik.

“Anak-anak muda lebih peka terhadap isu-isu aktual dan tahu cara menyampaikannya. Kami berharap mereka jadi motor penggerak PAN ke depan,” ujarnya.

Dia juga menyatakan optimisme tinggi terhadap kinerja kepengurusan baru dalam menghadapi agenda-agenda besar politik nasional.

“Target kami jelas: PAN Aceh harus menang di Pilkada dan Pemilu 2029. Untuk itu, kami perlu mesin partai yang solid, segar, dan dekat dengan rakyat,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *