Aceh Barat | MeuligoeNews.com– Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi cuaca di wilayah barat dan selatan Provinsi Aceh pada Rabu, 23 Juli 2025, akan didominasi oleh cuaca berawan tebal dari pagi hingga dini hari. Cuaca cerah hanya diprediksi terjadi di beberapa kabupaten pada siang hari.
Dalam laporan yang dirilis BMKG, angin di ketinggian permukaan hingga 3.000 kaki umumnya bertiup dari arah barat daya dengan kecepatan 5–25 km/jam. Sementara itu, tinggi gelombang laut di perairan barat dan selatan Aceh diperkirakan berkisar antara 1,25 hingga 2,5 meter, yang berpotensi memengaruhi aktivitas pelayaran nelayan tradisional maupun kapal kecil.
Secara umum, suhu udara di seluruh wilayah diperkirakan berada pada kisaran 23 hingga 32 derajat Celsius, dengan tingkat kelembaban antara 70 hingga 97 persen.
Berikut kondisi cuaca di ibu kota kabupaten wilayah barat dan selatan Aceh:
-
Calang (Aceh Jaya): Berawan tebal di pagi hari, cerah berawan siang hingga dini hari.
-
Meulaboh (Aceh Barat): Kondisi serupa dengan dominasi awan tebal di pagi dan malam hari.
-
Suka Makmue (Nagan Raya), Kuala Pesisir (Aceh Barat Daya), Blangpidie (Abdya), Tapaktuan (Aceh Selatan), dan Sinabang (Simeulue): Berawan tebal merata dari pagi hingga dini hari.
-
Singkil dan Subulussalam: Diprakirakan cerah berawan pada siang hari, dengan pagi dan malam tetap didominasi awan.
Forecaster on duty dari BMKG Nagan Raya, Gien Taufiqurrohman, S.Tr.Met., menyampaikan bahwa meskipun belum terdapat indikasi cuaca ekstrem, masyarakat, khususnya nelayan dan pelaku transportasi laut, diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi gelombang tinggi serta perubahan cuaca yang bisa terjadi sewaktu-waktu.
“Angin bertiup cukup konsisten dari arah barat daya, dan potensi gelombang sedang hingga tinggi bisa terjadi di wilayah laut terbuka barat dan selatan Aceh,” ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (22/7/2025).
Masyarakat juga diimbau untuk selalu mengikuti pembaruan prakiraan cuaca dari BMKG agar dapat mengantisipasi dampak cuaca terhadap aktivitas sehari-hari, khususnya di sektor pertanian, perikanan, dan transportasi.












