Aceh Barat | MeuligoeNews.com– Keterbatasan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi jenis solar di Stasiun Pengisian Solar Packed Dealer Nelayan (SPDN) memaksa sebagian nelayan di Kabupaten Aceh Barat mengisi BBM di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) reguler.
Pada Selasa (22/7/2025), tampak pekerja SPDN di Desa Padang Seurahet, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat, mengisi BBM ke dalam jeriken milik nelayan. BBM subsidi ini diperuntukkan khusus untuk operasional kapal tangkap ikan.
Menurut data Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Aceh Barat, kebutuhan BBM solar nelayan mencapai 380 kiloliter per bulan untuk 630 unit kapal. Namun, ketersediaan solar bersubsidi di SPDN hanya 172 kiloliter. Kekurangan sebanyak 208 kiloliter terpaksa dipenuhi dari tiga SPBU umum yang ada di wilayah tersebut.
DKP Aceh Barat menyebutkan bahwa persoalan ini muncul akibat belum beroperasinya dua SPDN tambahan yang direncanakan untuk mendukung kebutuhan energi nelayan. Akibatnya, distribusi solar tidak merata dan sering menimbulkan antrean serta keterlambatan melaut bagi nelayan.
Pemerintah daerah diharapkan segera mengaktifkan dua SPDN yang belum beroperasi agar distribusi solar bagi nelayan lebih efisien dan tepat sasaran.












